National

Jokowi Dianggap Visioner Pilih Kaltim Jadi Lokasi IKN، Resiko Bencana Relatif Rendah

Jokowi Dianggap Visioner Pilih Kaltim Jadi Lokasi IKN، Resiko Bencana Relatif Rendah

Jokowi Dianggap Visioner Pilih Kaltim Jadi Lokasi IKN, Risiko Bencananya Relatif Lebih Rendah

 

Di tengah rentetan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, keputusan Joko Widodo memilih Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara kembali diperbincangkan. Saat mengumumkan lokasi ibu kota baru pada 26 Agustus 2019, Jokowi memang menyebut risiko bencana yang minimal sebagai alasan pertama pemilihan sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pemerintah saat itu mempertimbangkan ancaman banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung api hingga tanah longsor. BNPB pada 2020 juga menyebut Kalimantan Timur termasuk wilayah dengan ancaman bencana relatif lebih sedikit dibanding banyak daerah lain di Indonesia. Kondisi tersebut membuat sebagian pihak kembali menilai keputusan memindahkan ibu kota ke Kaltim sebagai langkah yang visioner dari sisi mitigasi risiko.

 

Namun bukan berarti IKN sepenuhnya bebas dari ancaman. Kajian BNPB justru mengingatkan kawasan IKN tetap menghadapi risiko banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, serta gempa bumi. Indeks Risiko Bencana Indonesia 2024 juga menempatkan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara dalam kelas risiko sedang, bukan tanpa risiko. Karena itu, keputusan memilih Kaltim lebih tepat dibaca sebagai upaya memilih wilayah dengan profil risiko tertentu yang relatif lebih rendah, terutama dari ancaman gunung api dan gempa besar yang kerap dihadapi wilayah lain. Jadi, apakah keputusan Jokowi memilih Kaltim sebagai lokasi IKN memang menunjukkan visi jangka panjang soal mitigasi bencana, atau faktor risiko bencana saja belum cukup untuk menilai keberhasilan sebuah ibu kota baru? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.

 

 

 

 

Muhamad Lukman Nurhakim
Ditulis oleh
Muhamad Lukman Nurhakim

Muhamad Lukman Nurhakim lahir di Pekalongan, 16 Maret 1998. Sejak kecil ia dikenal sebagai pribadi yang tekun, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 01 Tegalontar, dilanjutkan di SMPN 1 Siwalan. Ketertarikannya pada dunia kreatif dan teknologi mengantarkannya ke SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, Magelang jurusan Multimedia. Di sinilah fondasi kemampuan dalam desain, visual, dan komunikasi digital mulai ia bangun. Untuk memperluas wawasan dan mengasah pola pikir, ia kemudian menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Pekalongan. Kombinasi antara kemampuan teknis dari dunia multimedia dan wawasan akademik menjadi bekal utama dalam setiap langkah karirnya. Saat ini, Muhamad Lukman Nurhakim merupakan bagian dari tim utama di balik berdirinya Media Kampasnews.com. Melalui perannya di media, ia berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia percaya bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong perubahan positif. Dengan semangat belajar, integritas, dan dedikasi, ia terus berupaya berkembang serta memberikan kontribusi terbaik di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Bagikan: