National

Karhutla Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Diduga Sengaja Dibakar

Bareskrim Polri mengungkap bahwa mayoritas kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangani di berbagai daerah diduga terjadi akibat ulah manusia. Polisi menyebut kebakaran tersebut bukan semata-mata disebabkan oleh faktor alam maupun kondisi cuaca ekstrem seperti fenomena El Nino.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan pembakaran secara sengaja. Barang bukti tersebut di antaranya bahan bakar minyak seperti solar dan pertalite, serta puluhan korek api yang ditemukan di lokasi kejadian.

 

Polisi menilai kebakaran yang dipicu oleh pembakaran sengaja memiliki dampak lebih besar dan sulit dikendalikan dibandingkan kebakaran akibat faktor alam. Dugaan sementara, pembakaran dilakukan untuk membuka lahan baru dengan tujuan menghemat biaya operasional, terutama untuk kebutuhan perkebunan.

Muhamad Lukman Nurhakim
Ditulis oleh
Muhamad Lukman Nurhakim

Muhamad Lukman Nurhakim lahir di Pekalongan, 16 Maret 1998. Sejak kecil ia dikenal sebagai pribadi yang tekun, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 01 Tegalontar, dilanjutkan di SMPN 1 Siwalan. Ketertarikannya pada dunia kreatif dan teknologi mengantarkannya ke SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, Magelang jurusan Multimedia. Di sinilah fondasi kemampuan dalam desain, visual, dan komunikasi digital mulai ia bangun. Untuk memperluas wawasan dan mengasah pola pikir, ia kemudian menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Pekalongan. Kombinasi antara kemampuan teknis dari dunia multimedia dan wawasan akademik menjadi bekal utama dalam setiap langkah karirnya. Saat ini, Muhamad Lukman Nurhakim merupakan bagian dari tim utama di balik berdirinya Media Kampasnews.com. Melalui perannya di media, ia berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia percaya bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong perubahan positif. Dengan semangat belajar, integritas, dan dedikasi, ia terus berupaya berkembang serta memberikan kontribusi terbaik di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Bagikan: